Diberdayakan oleh Blogger.

Majelis Duha Ikadi Kobar Pekan kedua Ramadhan 1433

Posted on
  • Minggu, 29 Juli 2012
  • by
  • ikadikobar
  • in
  • ikadikobar.blogspot.com - Pangkalan Bun. Disuasana pagi Ramadhan yang cerah tepatnya pada hari Sabtu pekan kedua Ramadhan 1433 H, Pengurus Daerah Ikatan Da'i Indonesia Kabupaten Kotawaringin Barat bekerja sama dengan Kelompok Sholawatan Ibu - Ibu Masjid Besar Sirajul Muhtadin serta PKK Kabupaten Kotawaringin Barat kembali mengadakan kegiatan Majelis Duha yang dilaksanakan di Masjid Besar Sirajul Muhtadin Pangkalan Bun. Dalam Majelis Duha kali ini dipandu oleh Ust. Misturah Japri. 

    Suasana menjadi hening, nikmat dan haru ketika pembacaan tilawah mulai dibawakan oleh ananda Rijal bin Madiwar. Banyak anggota sholawatan terutama ibu-ibu yang merasakan hal demikian, bahkan mata mulai berbinar dan akhirnya sembab dengan air mata. Setelah itu dilanjutkan dengan pemateri pertama yaitu Ust. Madiwar yang menyampaikan tentang semangat muslim dalam mengisi hari-hari kita dengan amal ramadhan.

    Selanjutnya meteri dilanjutkan oleh Ust. H. Ibrahim Syahid yang menjelaskan tentang hikmah puasa Ramadhan diantaranya adalah pertama puasa adalah benteng kita, karena dengan puasa kita selamat dari dosa, selamat dari neraka, selamat dari ghibah, selamat dari kata dusta karena jika tidak maka pahala puasa kita bisa rusak. Oleh karena itu tidak heran jika dengan puasa nafsu para pemuda yang belum siapa untuk menikah bisa dikendalaikan karena puasa adalah benteng dan perisai dari gejolak syahwat dan dosa. 

    Hikmah kedua yang disampaikan oleh Ust. Ibrahim adalah bau mulut orang yang berpuasa itu lebih disukai oleh Allah dari bau misk atau kesturi. Hikmah yang ketiga adalah puasa memberikan kesempatan bagi tubuh khususnya pencernaan untuk melakukan detoksifikasi atau pengeluaran racun dan sel-sel rusak yang ada dalam tubuh melaui air seni dan pembuangan lain, istilah ust Ibrahim dengan puasa maka tubuh kita mendapat istirahat sejenak untuk perbaikan. Dimana kata beliau pabrik sawit yang beroperasi 24 jam itu hanya memproses sawit saja sedangkan tubuh kita tidak hanya satu jenis tapi banyak jenis dimulai dari nasi, sayur, ikan, daging dan banyak lagi.

    Hikmah yang keempat adalah untuk mendapat dan menggapai derajat taqwa. Setelah acara selesai dilanjutkan dengan tanya jawab, dan pembagian doorprize kepada peserta yang bertanya dan dapat menjawab pertanyaan dari ust. H. Ibrahim.

    Kegiatan Majelis Duha di Masjid Besar Sirajul Muhtadin berakhir pada pukul 11.00 wib. Insya Allah pada pekan yang akan datang akan diisi oleh Ketua Rumah Keluarga Indonesia Kabupaten Kotawaringin Barat Ely Hikmah dan Ketua Himpaudi Kobar Ibu Yuni.

    0 komentar:

    Posting Komentar

     
    Copyright (c) 2010 Blogger by Blogger
    Facebook : IKADI KOBAR, My Twitter