Diberdayakan oleh Blogger.

Puasa Sunnah Awal Tahun Hijriah

Posted on
  • Selasa, 20 November 2012
  • by
  • ikadikobar
  • in
  • ikadikobar.blogspot.com - Di ibu kota Kabupaten Kotawaringin Barat, yaitu Pangkalan Bun telah dilakukan berbagai kegiatan dalam menyambut tahun Baru Hijriah seperti pawai obor, dan syukuran dengan membaca doa awal tahu.

    Lantas apa saja sebenarnya amalan sunnah yang sebaiknya kita lakukan dan semarakkan dengan mengajak beramai - ramai kaum muslimin? Berikut adalah beberapa dalil tentang puasa sunnah di Bulan Muharam.

    1. Ibnu Abbas ra. berkata, "Rasulullah saw. berpuasa 'Asyura dan memerintahkan supaya orang - orang berpuasa." (Muttafaq 'alaih) hadits nomor 1252 Kitab Riyadhus Sholihin.

    Pelajaran Hadits
    Puasa 'Asyura (hari ke - 10 Muharram) adalah sunnah muakkad.

    2. Abu Qatadah ra. berkata, "Rasulullah saw. ditanya tentang puasa 'Asyura, beliau menjawab, 'Dapat menghapus dosa setahun sebelumnya." (h.r. muslim) hadits nomor 1253 Kitab Riyadhus Sholihin.

    Pelajaran Hadits
    Hadits ini menjelaskan keutamaan puasa 'Asyura.
    3. Ibnu Abbas ra. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Seandainya aku masih hidup sampai tahun depan, niscaya aku benar-benar akan berpuasa pada hari kesembilan (dari bulan Muharram)." (h.r. muslim) hadits nomor 1254 Kitab Riyadhus Sholihin.

    Pelajaran Hadits 
    - Kita disunnahkan berpuasa Tasu'a dan 'Asyura.
    - Orang - orang Yahudi juga berpuasa 'Asyura. Oleh karena itu, untuk membedakan dengan mereka, Rasulullah menambahkan puasa Tasu'a.

    disalin dari kitab Syarah & Terjemah Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi
    yang ditulis oleh DR. Mustofa Said Al-khin; Dr. Mustofa Al-Bugho, Muhyidin Mistu; Ali Asy-Syirbaji; dan Muhammad Amin Luthfi.


    0 komentar:

    Posting Komentar

     
    Copyright (c) 2010 Blogger by Blogger
    Facebook : IKADI KOBAR, My Twitter