Diberdayakan oleh Blogger.

Mengatasi Kabut Asap Dengan Penyedot Asap

Posted on
  • Senin, 07 September 2015
  • by
  • ikadikobar
  • in
  • Label:
  • Ikadikobar.blogspot.com- Saat musim kemarau tiba, banyak daerah yang dilanda kabut asap. Kalimantan dan Sumatra adalah daerah yang langganan mengalami kabut asap. Bagi yang memiliki bayi, asap adalah masalah yang menimbulkan masalah kesehatan terutama bagi anak yang kita sayangi.

    Berikut saya sampaikan tips ringan untuk mengurangi bahkan menghilangkan kabut asap disekitar rumah kita di pagi hari, yang diperoleh dari hasil uji coba untuk membuat mesin Penyedot asap sederhana :
    1. Siramlah tanaman yang ada di halaman rumah anda dengan air sebanyak 1-3 gayung atau lebih di permukaan tanah bagi yang besar dan tinggi, dan seluruh dahan serta daun bagi tanaman yang berbatang rendah seperti bunga yang ada di pot;
    2. Lakukan kegiatan ini minimal sekali sehari di pagi hari,
    3. Tunggulah sekitar 30 menit, maka kita akan melihat proses fotosintesis berlangsung, sehingga asap yang banyak akan dihirup atau disedot oleh stomata atau mulut daun tanaman dan tanaman disekitar kita akan menghasilkan Oksigen yang amat dibutuhkan dalam pernafasan kita. Proses penyedotan asap dapat kita lihat dengan semakin menipisnya ketebalan kabut yang ada disekitar tanaman yang kita siram, dan semakin tebalnya asap daerah yang jauh dari tanaman yang kita siram.


    Faktor2 yang mempengaruhi cepat tidaknya tanaman sebagai Penyedot asap dalam mengurangi kabut asap :
    1. Besarnya batang dan lebatnya daun tanaman, semakin besar dan semakin banyak daun tanaman yang tanahnya disiram air, maka akan semakin banyak asap yang dihisap oleh daun dan semakin banyak Oksigen yang dihasilkan;
    2. Jumlah air yang disiramkan ke tanaman, semakin banyak air yang diairamkan ke akar tanaman, maka akan semakin membantu tanaman untuk melakukan proses fotosintesis dengan semakin banyak asap atau Co2 yang dihisap dan semakin banyak pula O2 yang dihasilkan;
    3. Cahaya Matahari, semakin banyak atau semakin siang maka akan semakin banyak pula daun yang melakukan fotosintesis.
    4. Semakin sering tanaman disiram, misalnya di sore hari juga disiram maka akan semakin tipis kabut asap di pagi hari di rumah kita dibandingkan pagi hari yang tidak kita adakan aktivitas menyiram tanaman;

    Catatan Kondisi saat uji coba selama beberapa hari :
    Kabut asap yang tebal dengan jarak pandang dibawah 30 meter, tidak ada hembusan angin sehingga tidak ada perpindahan kabut asap, setelah melakukan penyiraman kabut asap di sekitar tanaman semakin tipis dibanding sekitarnya yang semakin jauh tetap tebal. 

    Demikian tips singkat dan mudah ini, semoga dapat mengurangi kabut asap di sekitar kita.

    Tips ini bisa diterapkan di sekitar rumah, sekolah, kantor, bahkan aeoanjang jalan raya yang padat lalulintasnya di pagi hari. Mari cegah paru2 basah dan Ispa dengan membuat mesin Penyedot Asao di sekitar kita. 

    Semoga Manfaat,
    Mansyur.


     
    Copyright (c) 2010 Blogger by Blogger
    Facebook : IKADI KOBAR, My Twitter