Diberdayakan oleh Blogger.

Menjadi Ayah Menurut Irwan Rinaldi

Posted on
  • Senin, 28 September 2015
  • by
  • ikadikobar
  • in
  • Label:
  • Menjadi ayah idaman tidak datang dengan sendirinya. Ia dibentuk dari suatu proses pendewasaan dan perbaikan karakter. Sebelum karakter Anda dicontoh oleh anak Anda nantinya, pastikan Anda sudah dikoreksi terlebih dahulu oleh pasangan Anda dan Anda sudah mulai memperbaiki karakter buruk itu. Menjadi ayah idola harus belajar tpastikanerus dalam memperbaiki kekurangan dan mengoptimalkan potensi anak di usia mudanya.

    Pengasuhan yang harus diberikan ayah kepada anaknya ada 3 poin :

    Pengarahan
    Pembiasaan
    Keteladanan
    Pada umur 0-10 tahun, anak sangat butuh banyak pengajaran dari orang tua. Pada tahun-tahun awal ini, anak sering berbuat kesalahan. Disinilah seorang ayah berperan dengan memberi contoh yang benar dari kesalahan yang dilakukan si kecil. Pengkoreksian yang rutin akan membuat sang anak mengerti betul bagaimana seharusnya bersikap. Karena pentingnya proses ini, maka selayaknya tidak boleh ada pendelegasian.

    Pada umur 10-15 tahun, ayah selayaknya lebih banyak berdialog dengan anaknya. Pada tahap ini, anak sudah memiliki pemikiran sendiri dan bagaimana baik dan buruknya perilaku. Anak sangat membutuhkan bimbingan di fase ini. Fungsi ayah adalah menjadi kontrol dan selalu memonitor sifat, sikap, dan perilaku anak.

    0 komentar:

    Posting Komentar

     
    Copyright (c) 2010 Blogger by Blogger
    Facebook : IKADI KOBAR, My Twitter