Diberdayakan oleh Blogger.

Menghijrahkan Anak Lemah Kemauan

Posted on
  • Kamis, 12 November 2015
  • by
  • ikadikobar
  • in
  • Label:


  • by: IHSAN BAIHAQI IBNU BUKHARI

    Apa yang saya tulis ini seperti mengerikan. Tapi kalau dilihat komprehensif sebetulnya adalah bentuk kelembutan penuh kasih sayang dengan bingkai ketegasan. Jika ada adik kakak kerabat sudah dewasa masih tidak bisa ngapa-ngapain. Nganggur.... Karena lemah kemauan. "Usir!" Suruh hijrah. Sebab di rumah ortunya, dimarahin tiap hari, tapi tetap kemauannya bakal lemah karena merasa masih dilindungi: dikasi makan, dikasi tempat tidur dll. 


    Holy Quran 4:100 ------------------ ۞ وَمَن يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً ۚ وَمَن يَخْرُجْ مِن بَيْتِهِ مُهَاجِرًا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 


    Di Jerman sejak 18 tahun rata-rata anak minta kebebasan tapi sebagian besar silahkan check mereka sudah mandiri tidak tinggal dengan orangtua. Di Indonesia tak sedikit anak usia kuliah apalagi SMA, belagu, protes gak mau dikasi batasan oleh orangtua. Tapi sekolah, kuliah, makan, tidur masih dari orangtua. 

    Minta kebebasan tapi tidak disertai kemandirian. "Apa tidak lebih parah dengan dia di biarkan diluar sana dengan kondisi dia ketergantungan dengan narkobanya?" "Apa tidak khawatir nanti dia jadi terlalu bebas abah, takutnya malah bertambah dari narkoba terus ke free sex, misal untuk nambah-nambah uang dia jadi jual diri misalnya?". Konsep ini harus dibenerin! Dia harus makan kan? Dia harus hidup kan? Dia mungkin akan melenceng dulu. Tapi dia harus terima kenyataan! Dia kan harus survive. 


    Fitrah manusia pada kebaikan. Di rumah sendiri rusak... Dan makin rusak kok.. Pilih: di rumah rusak.. Perubahannya lama karena gak dikasi batasan. Bebas tapi terus dikasi subsidi. Diluar: rusak... Tapi dia harus "kerja". Mungkn kerjanya dengan yang haram. Tapi dia akan sampe pada titik jenuh kok. 

    Usir kemana abah? Ini dia nih orangtua yang lemah. Masih cenderung protektif. Klo sudah mau bebas anaknya tanpa mau dikasi batas. Ya biarin dia pergi kemanapun. Gak usah bingung. Tidur di masjid, trotoar, diskotik! Biar dia merasakan "perjuangan" hidup. Tersedah anak. Kekhawatiran orangtua begitu "klo di luar tambah rusak bagaimana?" Itu yang justru membuat orangtua akhirnya tidak berani tegas sama anak. Sebelum melepas pergi ucapkan "jika mau kembali sewaktu-waktu ke rumah ini, kami ayah ibu siap menerima kamu kapanpun! Karena kami sayang kamu. Tapi itu berarti kamu siap untuk menerima batasan dan tanggung jawab. Jika tidak bersedia berarti tidak bisa tinggal di rumah ini." 

    Makannya di kelas belajar saya kan gak bisa sepotong-seotong. Ada modul kebebasan. Ada modul soal ketegasan. Terlalu banyak aturan memang masalah. Karena itu yang benar adalah SEMUA BEBAS TAPI ADA BATAS. Batasan itu artinya awalnya bebas. Bukan diatur a - z. 



    Anak-anak bermasalah penyebabnya salah 1 diantara 2 hal kalo di rumah: terlalu bebas atau terlalu dikekang. Dua-duanya masalah. 

    Yang seimbang: BEBAS dengan BATAS! 

    SEMUA PERBUATAN BOLEH sepanjang BATAS TIDAK BERLEBIHAN. Apa itu berlebihan?
    1. Membahayakan diri sendiri 
    2. Merugikan orang lain 
    3. Melanggar hukum negara dan agama 

    Ingin anak shalih? Yuk Jadi Orangtua Shalih. Mendidik Generasi Meraih Ridlo Ilahi. 

    1 komentar:

    Dewi Aja mengatakan...

    tingkatkan kemauan.

    Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    Posting Komentar

     
    Copyright (c) 2010 Blogger by Blogger
    Facebook : IKADI KOBAR, My Twitter