Diberdayakan oleh Blogger.

Tafakur Menjemput Qiyamul Lail

Posted on
  • Selasa, 07 Juni 2016
  • by
  • ikadikobar
  • in
  • Label: ,


  • Seseorang bertanya kepada ahli ma'rifat kalau dia sulit untuk bangun malam guna melaksanakan ibadah. Ahli ma'rifat itu berkata, "Wahai pemuda ketahuilah..!, lihatlah bagaimana mu'amalahmu di siang hari sebelum kau meminta Qiyamul-Lail".


    Ketahuilah sesungguhnya pemberian Allah S.w.t. yang paling agung yaitu memberimu izin untuk melakukan keta'atan. Apa kau kira melakukan keta'atan itu mudah?. Apa kau kira engkau melakukan mu'amalah yang jelek di siang hari Allah akan memanggilmu ke satu waktu yang indah, waktu berkumpulnya para kekasih..!?. Bersungguh-sungguhlah dalam mu'amalahmu di siang hari, agar Allah memanggilmu di malam hari.

    Ketahuiilah bahwa Allah S.w.t. menjadikan Qiyamul-Lail sebagai suatu pemberian..!

    Oleh karena itu:
    ¤ Pejamkan matamu dari memandang perkara yang haram
    ¤ Jaga lisanmu dari perkataan yang tidak ada gunanya (fudhul)
    ¤ Jangan jadikan telingamu tempat sampah
    ¤ Jagalah hatimu
    ¤ Bersungguh-sungguhlah..!
    ¤ Memohonlah agar Allah memanggilmu untuk berkumpul dan menyerupai orang-orang shaleh di waktu yang sangat mulia itu.

    Sebagaimana disebutkan di kitab-kitab terdahulu, bahwasannya Allah S.w.t. memanggil malaikat Jibril dan berfirman "Wahai Jibril..! Bangunkan kekasih-Ku itu, karena aku rindu padanya".

    ~ Tahukah engkau apa maksud ketika engkau memanggil-Nya di malam hari? artinya bahwa Allah telah mengundangmu..!
    ~ Taukah engkau makna ketika engkau bermunajat kepada-Nya di malam hari? artinya adalah Allah memanggilmu agar engkau menjawab panggilan-Nya setiap malam..!

    Diceritakan ketika seorang sholeh sedang bersujud di atas sajadah bermunajat di malam hari, anaknya mendengar suara yang keluar dari ayahnya "aku.. aku.. aku..", anak tersebut heran lalu mendekati ayahnya seraya berkata: "Wahai ayah apa yang engkau katakan?, Apakah engkau sedang bermimpi?". Lalu orang shaleh tersebut membuka matanya dan berkata: "Wahai anakku, tidakkah engkau mendengar seruan Tuhanmu yang memanggil hambanya setiap malam..

    Adakah orang yang meminta ampun..?!
    Adakah orang yang memohon taubat..?!
    Adakah orang yang meminta surga-Ku.. ?!
    Adakah orang yang meminta kedekatan dengan-Ku..?!
    Adakah orang yang meminta hajat? maka pasti akan Aku kabulkan semua hajatnya..!

    Mendengar panggilan Tuhanku ini, maka aku menjawab-Nya ("aku.., aku.., aku...!").

    "Wahai teman-temanku, mudah-mudahan Allah S.w.t. memuliakan kita sehingga memanggil kita untuk bersimpuh di malam hari"

    "Ya Allah, jangan kau haramkan kami untuk merasakan kelezatan malam hari"
    "Ya Allah, bebaskan kami dari ikatan syahwat dan syaitan yang menghijab kami untuk merasakan lezatnya bermunajah kepada-Mu"
    "Ya Allah sudah terlalu lama kau haramkan diri ini dari nikmatnya keimanan"
    "Ya Allah umur kami terus bertambah sementara tenaga kami semakin melemah, berikanlah kepada kami hidayah untuk meninggalkan ajakan-ajakan syetan dan hawa nafsu kami"
    "Ya Allah hanya kepada-Mu lah aku memohon, hanya kepada-Mu lah aku mengharap"
    "Rubahlah keadaan hamba-Mu yang berlumur dosa ini, bimbing kami ya Allah, kalau bukan engkau yang mengampuni, siapa lagi ya Allah"
    "Ya Allah terimalah doa hambamu ini. Amin, amin, Yaa Robbal 'Alamin"

    ~ Al Habib Hud Al Atthas ~

    0 komentar:

    Posting Komentar

     
    Copyright (c) 2010 Blogger by Blogger
    Facebook : IKADI KOBAR, My Twitter