Diberdayakan oleh Blogger.

Hikmah dan Teladan dari Ibunda Khadijah Istri Rasulullah saw

Posted on
  • Sabtu, 05 Mei 2018
  • by
  • ikadikobar
  • in
  • Label: ,

  • ummu.khalidalfarisiRegrann from @dr.ferihana

    Rumah tangga itu adalah kebersamaan
    Bergandeng tangan bersama
    Ringan sama dijinjing berat sama dipikul

    Maka,

    Terhadap Suaminya
    Janganlah seorang istri selalu berkata "mana hakku mana kewajibanmu"

    Jangan pula senantiasa berprinsip,
    Ini hartaku adalah milikku, dan hartamu wahai Suami adalah juga milikku
    Hartaku hartaku, hartamu hartaku

    Sungguh,

    Tak ada lelaki yang sempurna
    Biarlah dia miskin, tapi dia setia dan menyayangi kita

    Itu jauh lebih membahagiakan dan mendamaikan

    Karena di luar sana banyak lelaki kaya yang tak setia dan aniaya
    Dan betapa sengsaranya wanita yang menjadi istrinya, wal iyaadzu billah

    Maka jika Suami kita miskin dan kita ditaqdirkan kaya
    Adalah keutaman jika kita bershadaqah kepada Suami kita
    Insya Allah harta kita akan diberkahi Nya

    Ingatlah keutaman suri tauladan kita Bunda Khadijah radhiyallahu 'anhaa

    Beliau memberikan hartanya kepada suaminya, yaitu Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, sebagaimana hal ini disampaikan oleh Rasulullah

    وَوَاسَتْنِى بِمَالِهَا إِذْ حَرَمَنِى النَّاسُ

    Ia telah membantuku dengan hartanya tatkala orang-orang menahan hartanya tidak membantuku (HR. Ahmad)

    Dan,

    Bukankah Rasulullah menyuruh kita menyelamatkan diri kita dari neraka jahanam dengan banyak shadaqah ?

    يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ، فَإِنِّي أُرِيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ

    Wahai sekalian kaum wanita, bersedekahlah. Karena diperlihatkan kepadaku mayoritas penduduk neraka adalah kalian (HR. Al-Bukhari no. 304)

    Dan, mari kita baca apa sabda Rasulullah pada Zainab Ats Tsaqafiyah yang memberi harta untuk Suaminya

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    لَهُمَا أَجْرَانِ أَجْرُ الْقَرَابَةِ وَأَجْرُ الصَّدَقَةِ

    Kedua wanita itu mendapatkan dua pahala yaitu pahala membantu kerabat dan pahala sedekah (HR. Bukhari no. 1466 dan Muslim no. 1000)

    Jadi,

    Mengapa mesti risau jika Suami kita kekurangan harta
    Justru saat suami miskin inilah ladang pahala bagi seorang istri

    Mari semangat bershadaqah
    Baarakallahu fiikum akhawatiy

    dr. Ferihana Ummu Sulaym
    Mudarrisah di Madrasah Uwais Al Qorniy

    0 komentar:

    Posting Komentar

     
    Copyright (c) 2010 Blogger by Blogger
    Facebook : IKADI KOBAR, My Twitter